Dia Yulianti, seorang disabilitas dengan keterbatasan fisik, tangan dan kaki. Dia tinggal bersama neneknya yang sakit lumpuh di Lembang Limbong kecamatan Rembon. Anak ke 4 dari 5 bersaudara, ia lahir 15 Juli 2000 silam, ayahnya sudah lama meninggal. Hebatnya ia bisa membaca sekalipun ia tak pernah sekolah. Dia hanya diajar dulu oleh guru khusus disabilitas untuk bisa baca, tulis dan berhitung.
Kepada tutunganbia.com, Yulianti menuturkan kisahnya. Menjalani hidup dengan keterbatasan tak jadi penghalang untuk meraih asa masa depannya. Dia ternyata tak hanya merawat neneknya yang sakit, ia bisa masak bahkan memelihara ternak babi serta berbagai aktifitas lain, layaknya tak punya keterbatasan. "Saya punya keinginanan untuk membahagiakan nenek, saya merasa punya hutang budi, karena nenek telah membesarkan saya," katanya.
Pengabdiannya tak ada ubahnya dengan sesamanya yang normal, keterbatasannya tak menyurutkan langkah hidupnya untuk meraih masa depannya. Yulianti pun tak mau kalah, dia mau dan ingin mandiri. Dia punya usaha, bisnis online jualan alat kecantikan. Meski ia menjalani dengan berbagai tantangan, termasuk keraguan bahkan tak jarang dia mendapatkan bullyan dan perlakuan tak pantas, tetapi semangatnya tak surut. Ia justru semakin tegar untuk meraih harapan di masa depan.

Yuliati adalah salah seorang disabilitas yang cukup aktif dalam berbagai kegiatan. Ia tergabung pada DPC Tana Toraja Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia.
Pewarta : Fred
Jumat, 07 Maret 2025
Yonatan S. Rompon Dinobatkan sebagai Pemenang Sayembara Logo SSA XXVI Gereja Tor...
Acara Launching Logo SSA XXVI Gereja Toraja yang dipimpin oleh Pdt. Dr. Alpius Pasulu', M.Th., selaku sekretaris panitia pengarah yang disiarkan melalui Kanal Youtube TS Channel pada 3 Maret 2025, menobatkan Yonatan S. Rompon dari Jemaat Pa'besenan sebagai pemenang Sayembara Logo SSA XXVI Gereja Toraja. Sayembara yang dibuka sejak Desember 2024 diikuti oleh 12 peserta. Berikut daftar nama peserta sebagai berikut :

Berikut makna logo SSA XXVI Gereja Toraja :
| Fragmen | Makna |
![]() | Burung merpati dapat diberi makna sebagai simbol Roh Kudus, Roh yang menyertai perjalanan hidup dan pelayanan orang percaya dan warna hijau pada simbol burung merpati melambangkan kehidupan dan pertumbuhan orang percaya tetap dalam kasih Allah dan lindungan Roh Kudus. |
![]() | Salib berwarna merah bermakna pengorbanan Kristus yang menebus dosa dan tanda kasih Allah yang paling besar. Warna merah juga melambangkan keteguhan dan kekuatan orang percaya dalam memberitakan keselamatan di dalam Kristus. |
![]() | Payung (Payung Ri Luwu) dan siluet Istana Luwu sebagai simbol yang identik dengan masyarakat Luwu melambangkan tempatpelaksanaan SSA XXVI yaitu di Tana luwu. |
![]() | Tulisan SSA XXVI yang menggunakan huruf menyerupai aksara Lontara yang sangatterkenal sebagai salah satu kearifan lokal daerah Tana Luwu. Warna ungu pada tulisan memiliki arti kedaulatan, pertobatan, keagungan, kesederhanaan, dan kerendahan hati. |
![]() | Gelombang dengan dua warna menggambarkan dinamika kehidupan warga gereja dalam sepanjang sejarah perjalanan Gereja Toraja. Warna hijau melambangkan kehidupan, ketenangan, pertumbuhan Iman dan warna pengharapan. Hijau juga bermkana kemurahan hati, keselamatan dari Allah yang menyembuhkan dan memperbaharui. Tulisan Tana Luwu – 2026 menandakan tempat dan tahun pelaksanaan SSA XXVI Gereja Toraja. |
Adapun SSA Sidang Sinode XXVI akan dilaksakan pada tahun 2026, di wilayah 1 Tana Luwu.
Selasa, 25 Februari 2025
70 Peserta Dinyatakan Lulus Tes Calon Proponen Gereja Toraja tahun 2024/2025
Setelah melalui proses yang panjang, Panitia Seleksi Calon Proponen Gereja Toraja akhirnya mengumunkan hasil tes Calon Proponen Gereja Toraja tahun 2024/2025 yang tertuang dalam surat pengumuman Nomor: 017.I12.2025. Berdasarkan rapat Panitia pada tanggal 23 Februari 2025, ditetapkan bahwa jumlah Calon Proponen Gereja Toraja yang diterima melalui proses Seleksi Wawancara adalah 70 peserta, terdiri dari 69 peserta jalur Seleksi Umum dan 1 peserta jalur Komisi Pekabaran Injil. Selanjutnya peserta yang dinyatakan lolos seleksi wawancara akan mengikuti pemeriksaan kesehatan lanjutan untuk kebutuhan pendampingan dan pengobatan. Seluruh proses penyiapan calon proponen yang lolos akan dilaksanakan di Institut Teologi Gereja Toraja, di Tangmentoe, Toraja Utara.
Berikut nama-nama Calon Proponen Gereja Toraja tahun 2024/2025 yang dinyatakan lolos seleksi :
Data lengkap dapat dibaca di PENGUMUMAN HASIL SELEKSI Calon Proponen Gereja Toraja Tahun 2024/2025